LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C / BOGOR

Dibuat Oleh : Mitha | 16 Mar 2026


Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menyelenggarakan Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam pengelolaan pengadaan barang/jasa yang profesional dan akuntabel. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode blended learning, yang terdiri dari pembelajaran E-Learning pada 02 – 11 Maret 2026 serta tatap muka pada 12 – 13 Maret 2026.

Kegiatan pembelajaran tatap muka diselenggarakan di Nemuru Gran Bhuvana Hotel Ciawi Bogor dengan menghadirkan fasilitator berpengalaman di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, yaitu Eben Henry Reagen Mangihut Simanjuntak, yang merupakan Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator Training of Trainers (ToT) LKPP.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai peran dan tanggung jawab Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), khususnya dalam pengelolaan pengadaan barang/jasa pemerintah pada pekerjaan sederhana, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kontrak.

Hari Pertama: Penguatan Pemahaman Melalui Diskusi Indikator Kritis

Kegiatan tatap muka dimulai pada Kamis, 12 Maret 2026, yang diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 – 08.00 WIB. Setelah proses registrasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Building Learning Commitment (BLC) dan pembukaan pada pukul 08.00 – 08.15 WIB. Sesi ini bertujuan untuk membangun komitmen belajar, menyamakan persepsi peserta mengenai tujuan pelatihan, serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan kolaboratif.

Memasuki sesi inti, peserta mengikuti diskusi indikator kritis berdasarkan kajian yang disusun oleh peserta. Pada sesi pertama, diskusi difokuskan pada penyusunan spesifikasi teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) pada pekerjaan sederhana. Dalam diskusi ini, peserta mempresentasikan hasil kajian masing-masing serta mendapatkan masukan dari fasilitator dan peserta lainnya. Metode pembelajaran berbasis diskusi ini memungkinkan peserta untuk memahami berbagai perspektif serta pengalaman praktis dalam penyusunan dokumen pengadaan.

Setelah sesi diskusi berlangsung, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan coffee break, yang menjadi momen bagi peserta untuk berinteraksi serta memperluas jejaring profesional antar instansi.

Sesi berikutnya membahas penyusunan perkiraan harga pada pekerjaan sederhana, yang merupakan salah satu aspek penting dalam proses perencanaan pengadaan. Peserta diajak untuk mendiskusikan metode penyusunan perkiraan harga yang akurat, transparan, dan sesuai dengan kondisi pasar.

Setelah istirahat siang (ISHOMA), kegiatan kembali dilanjutkan dengan pembahasan pelaksanaan kontrak PBJP pada pekerjaan sederhana. Pada sesi ini peserta mempelajari berbagai tahapan pelaksanaan kontrak, mulai dari pengendalian pelaksanaan pekerjaan hingga penyelesaian kewajiban kontraktual.

Diskusi kemudian dilanjutkan dengan topik pengelolaan pengadaan barang/jasa pemerintah secara swakelola, yang membahas mekanisme pelaksanaan swakelola, pembagian tanggung jawab, serta pengawasan terhadap kegiatan swakelola agar berjalan efektif dan sesuai regulasi yang berlaku.

Secara keseluruhan, pada hari pertama pelatihan peserta mengikuti delapan jam pelajaran yang diisi dengan diskusi interaktif, analisis studi kasus, serta pemaparan pengalaman praktis dari fasilitator.

Hari Kedua: Evaluasi Pembelajaran dan Penutupan Kegiatan

Pelatihan dilanjutkan pada Jumat, 13 Maret 2026, yang difokuskan pada evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari selama pelatihan.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 – 09.30 WIB dengan sesi pembahasan tes materi. Pada sesi ini fasilitator membahas berbagai soal dan konsep penting terkait materi pelatihan, sehingga peserta dapat memahami kembali poin-poin krusial yang menjadi dasar kompetensi seorang PPK.

Setelah sesi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan coffee break sebelum memasuki tahap evaluasi akhir. Peserta kemudian mengikuti tes evaluasi akhir yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman serta kompetensi peserta terhadap materi yang telah dipelajari selama program pelatihan berlangsung.

Kegiatan Terkait :