PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / PADANG
Dibuat Oleh : Mitha | 06 Ags 2026
Padang – Komitmen untuk mencetak aparatur dan praktisi pengadaan yang profesional terus diwujudkan oleh Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 dengan model Blended Learning. Program ini berlangsung mulai 25 Juni hingga 8 Juli 2026 melalui pembelajaran daring (E-Learning), dilanjutkan dengan pelatihan tatap muka pada 9–10 Juli 2026 di Hotel Pangeran City Padang, dan ditutup dengan Uji Sertifikasi pada 11 Juli 2026 di Laboratorium Komputer SMKN 2 Padang.
Pelatihan ini menjadi salah satu agenda strategis LPKN dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP). Dengan semakin berkembangnya regulasi serta tuntutan terhadap tata kelola pengadaan yang transparan, efektif, dan akuntabel, aparatur pemerintah dituntut memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap seluruh tahapan proses pengadaan. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami ketentuan normatif, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Program diawali dengan pembelajaran mandiri melalui sistem E-Learning yang berlangsung selama dua pekan. Selama periode tersebut, peserta mempelajari berbagai materi dasar, mengerjakan tugas, serta mengikuti evaluasi pembelajaran sebagai bekal sebelum mengikuti sesi tatap muka. Pendekatan blended learning ini memberikan keleluasaan bagi peserta untuk membangun pemahaman awal, sehingga saat memasuki kelas luring mereka dapat lebih fokus pada diskusi, pendalaman materi, dan penyelesaian studi kasus.
Hari Pertama: Memperkuat Fondasi Kompetensi PBJP
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimulai pada Kamis, 9 Juli 2026. Sejak pagi hari, peserta melakukan registrasi dan mengikuti rangkaian pembukaan yang diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta Building Learning Commitment (BLC) yang dipandu oleh panitia LPKN. Sesi BLC menjadi sarana untuk membangun semangat belajar, menyamakan ekspektasi, sekaligus menciptakan suasana kelas yang aktif dan kolaboratif.
Materi pertama mengangkat tema Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar pengadaan, tujuan penyelenggaraan PBJP, nilai-nilai dasar yang harus dijunjung tinggi, serta peran strategis pengadaan dalam mendukung pembangunan nasional dan pelayanan publik.
Pembahasan kemudian berlanjut dengan penjelasan yang lebih mendalam mengenai konsep-konsep dasar pengadaan, termasuk hubungan antara perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dalam satu siklus pengadaan yang utuh. Diskusi berlangsung interaktif karena peserta berasal dari berbagai instansi dengan pengalaman yang beragam, sehingga banyak praktik nyata yang menjadi bahan pembelajaran bersama.

Setelah sesi istirahat dan foto bersama, peserta memasuki materi mengenai Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Fasilitator menjelaskan pentingnya menyusun perencanaan yang matang sebagai dasar keberhasilan seluruh proses pengadaan. Mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi, penentuan metode pengadaan, hingga penyelarasan dengan anggaran menjadi pokok bahasan yang mendapat perhatian besar dari peserta.
Pada sesi sore, materi difokuskan pada Pemilihan Penyedia, yang membahas berbagai metode pemilihan sesuai karakteristik kebutuhan pengadaan. Selain memahami aspek regulasi, peserta juga diajak menganalisis berbagai faktor yang harus dipertimbangkan agar proses pemilihan berlangsung objektif, kompetitif, dan menghasilkan penyedia yang memiliki kemampuan terbaik.
Hari Kedua: Pendalaman Pengelolaan Kontrak hingga Supply Chain Management
Memasuki Jumat, 10 Juli 2026, pembelajaran diarahkan pada tahapan lanjutan dalam proses pengadaan.
Materi pertama membahas Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Peserta mempelajari bagaimana kontrak disusun, dilaksanakan, diawasi, hingga diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Penekanan diberikan pada pentingnya komunikasi antara pengguna dan penyedia, pengendalian mutu pekerjaan, serta penyelesaian berbagai permasalahan yang mungkin muncul selama masa pelaksanaan kontrak.
Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah secara Swakelola. Dalam sesi ini dibahas mekanisme penyelenggaraan swakelola, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pengawasan kegiatan. Pembelajaran ini memberikan pemahaman bahwa swakelola bukan hanya alternatif metode pengadaan, tetapi juga instrumen strategis dalam mendukung efektivitas pelaksanaan program pemerintah.
Materi berikutnya adalah Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM). Topik ini menjadi salah satu materi yang menarik perhatian peserta karena memperkenalkan pendekatan modern dalam pengelolaan alur barang dan jasa. Peserta diajak memahami bagaimana koordinasi yang baik antara perencanaan, pengadaan, distribusi, dan pengendalian dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi berbagai risiko operasional.
Sebagai persiapan menghadapi ujian sertifikasi, peserta mengikuti Pembahasan Try Out yang dibagi ke dalam dua sesi. Melalui kegiatan ini, peserta mengulas kembali berbagai materi yang telah dipelajari, mendiskusikan soal-soal latihan, serta memperoleh penjelasan mengenai strategi menjawab soal berbasis kompetensi. Kegiatan hari kedua kemudian ditutup dengan proses verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan sebagai bagian dari persiapan administrasi menjelang pelaksanaan ujian.
Uji Kompetensi sebagai Tahap Akhir Pembuktian
Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, melalui pelaksanaan Uji Kompetensi PBJP Level-1 yang diselenggarakan di Laboratorium Komputer SMKN 2 Padang. Pelaksanaan ujian diawali dengan persiapan teknis yang dipandu oleh panitia sebelum peserta memasuki ruang ujian.
Seluruh proses sertifikasi diawasi secara langsung oleh Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP, sehingga pelaksanaan ujian berlangsung sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Melalui asesmen ini, peserta diuji tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga kemampuan memahami konsep serta penerapan regulasi dalam berbagai situasi yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Sepanjang rangkaian pelatihan, peserta didampingi oleh Alfi Syukri Rama, S.E., M.M., CCMs, Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator Training of Trainers (ToT) LKPP. Dengan pengalaman yang dimiliki, beliau menghadirkan pembelajaran yang komunikatif, aplikatif, dan kaya akan contoh kasus, sehingga materi yang kompleks dapat dipahami dengan lebih mudah oleh peserta.
Menyiapkan SDM Pengadaan yang Adaptif dan Berintegritas
Melalui penyelenggaraan program ini, LPKN kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pelatihan yang secara konsisten mendukung pengembangan kompetensi aparatur pemerintah di bidang pengadaan barang dan jasa. Penguasaan terhadap siklus pengadaan, mulai dari tahap perencanaan, pemilihan penyedia, pengelolaan kontrak, pelaksanaan swakelola, hingga manajemen rantai pasok, menjadi bekal penting bagi peserta dalam menjalankan tugas secara profesional.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan ini juga menanamkan pentingnya integritas, kepatuhan terhadap regulasi, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam setiap tahapan pengadaan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang bersih, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

LPKN menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta, fasilitator, panitia, serta Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP atas dukungan dan kerja sama yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan. Besar harapan bahwa kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dan sertifikasi ini dapat diterapkan secara optimal di instansi masing-masing, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Indonesia.
Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 642
-
Kelas Tatap Muka 770
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6553
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3290
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2866
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2679
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2340