LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / TANGERANG

Dibuat Oleh : Mitha | 06 Ags 2026


Kabupaten Tangerang – Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP), Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 dengan model Blended Learning. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pembelajaran E-Learning pada 9–22 Juli 2026, dilanjutkan dengan pelatihan tatap muka pada 23–24 Juli 2026 serta Uji Sertifikasi pada 25 Juli 2026 yang bertempat di Hotel Lemo Serpong, Kabupaten Tangerang.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen LPKN sebagai lembaga yang telah memperoleh Akreditasi A dari LKPP dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur pemerintah di bidang pengadaan barang dan jasa. Melalui perpaduan pembelajaran daring dan luring, peserta memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif, mulai dari pemahaman konsep dasar hingga simulasi menghadapi uji kompetensi sesuai standar nasional.

Hari Pertama Difokuskan pada Penguatan Konsep Dasar PBJP

Kegiatan tatap muka dimulai pada Kamis, 23 Juli 2026, diawali dengan registrasi peserta dan persiapan panitia. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui rangkaian pembukaan yang meliputi pembacaan doa dan dilanjutkan dengan sesi Building Learning Commitment (BLC). Sesi ini bertujuan membangun kesepahaman, semangat kolaborasi, serta komitmen peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran secara aktif.

Materi pertama mengangkat tema Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang disampaikan oleh Ir. Sutan Suangkupon Lubis, M.Sc., Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator Training of Trainers (ToT) LKPP. Dalam sesi ini peserta diberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar pengadaan, tujuan penyelenggaraan PBJP, para pelaku pengadaan, serta regulasi yang menjadi landasan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Setelah sesi istirahat dan foto bersama, pembelajaran dilanjutkan dengan pendalaman materi pengantar sebelum memasuki pembahasan mengenai Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Peserta mempelajari pentingnya proses identifikasi kebutuhan, penyusunan jadwal pengadaan, pengelolaan anggaran, hingga strategi menyusun perencanaan yang efektif sebagai fondasi keberhasilan pelaksanaan pengadaan.

Pada sesi siang, materi berlanjut pada Pemilihan Penyedia, yang membahas berbagai metode pemilihan sesuai karakteristik paket pekerjaan, mekanisme evaluasi penyedia, serta penerapan prinsip transparansi, persaingan sehat, dan akuntabilitas dalam setiap proses seleksi.

Sepanjang hari pertama, suasana kelas berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan pelaksanaan pengadaan di instansi masing-masing sehingga pembelajaran menjadi lebih aplikatif.

Hari Kedua Membahas Pelaksanaan Kontrak hingga Persiapan Sertifikasi

Pembelajaran dilanjutkan pada Jumat, 24 Juli 2026, dengan fokus pada tahapan pelaksanaan pengadaan setelah proses pemilihan penyedia selesai dilakukan.

Materi diawali dengan pembahasan Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang disampaikan oleh Dr. Ir. Putut Maharyudi, M.M., MBA., CCMs., Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan kontrak secara menyeluruh, mulai dari pelaksanaan pekerjaan, pengendalian mutu, perubahan kontrak, hingga penyelesaian berbagai permasalahan yang dapat muncul selama masa kontrak berlangsung.

Selanjutnya peserta mempelajari Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Secara Swakelola, yang menjelaskan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta pertanggungjawaban kegiatan swakelola sesuai ketentuan yang berlaku. Materi ini memberikan gambaran bahwa keberhasilan swakelola sangat ditentukan oleh perencanaan yang matang dan pengendalian yang efektif.

Pada sesi berikutnya dibahas Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM) sebagai salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran proses pengadaan. Peserta diajak memahami bagaimana koordinasi pengelolaan barang, jasa, informasi, serta sumber daya dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan pengadaan pemerintah.

Menjelang akhir pelatihan, peserta mengikuti dua sesi Pembahasan Try Out yang dirancang untuk mengukur tingkat pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari. Dalam sesi ini, fasilitator memberikan pembahasan mendalam terhadap berbagai contoh soal sekaligus membagikan strategi dalam menjawab soal berbasis kompetensi yang akan dihadapi pada saat sertifikasi.

Kegiatan hari kedua ditutup dengan proses verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan, sebagai bagian dari persiapan administrasi menjelang pelaksanaan uji kompetensi.

Uji Kompetensi Menjadi Puncak Rangkaian Pelatihan

Sebagai tahapan akhir, Uji Kompetensi PBJP Level-1 dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026 dengan pengawasan dari Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP. Ujian ini menjadi sarana untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami regulasi, menerapkan prinsip-prinsip pengadaan, serta menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Melalui proses asesmen tersebut, peserta diharapkan mampu menunjukkan kompetensi sesuai standar nasional sehingga dapat melaksanakan tugas pengadaan secara profesional dan bertanggung jawab di lingkungan instansi masing-masing.

Pembelajaran yang Menekankan Implementasi di Lapangan

Salah satu keunggulan pelatihan ini adalah pendekatan pembelajaran yang mengombinasikan teori dengan praktik. Selama dua hari pelatihan tatap muka, peserta didorong untuk aktif berdiskusi, menganalisis studi kasus, serta berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan pengadaan di berbagai instansi.

Metode tersebut memungkinkan peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap penerapan regulasi, sekaligus meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Komitmen LPKN Mendukung Tata Kelola Pengadaan yang Berkualitas

Melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 di Kabupaten Tangerang, LPKN kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pengembangan kompetensi aparatur pemerintah di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya mempersiapkan peserta untuk lulus uji sertifikasi, tetapi juga membentuk pola pikir yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada tata kelola pengadaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

LPKN menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, fasilitator, panitia, dan Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar. Diharapkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara optimal dalam pelaksanaan tugas, sehingga mampu mendukung terwujudnya sistem Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional.

Kegiatan Terkait :