PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / YOGYAKARTA
Dibuat Oleh : Mitha | 24 Ags 2026
Yogyakarta, 20–22 Agustus 2026 — Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 melalui model pembelajaran blended learning. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LPKN dalam mendorong terciptanya sumber daya manusia pengadaan yang kompeten, profesional, dan mampu menjalankan proses PBJ sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rangkaian program dilaksanakan dalam tiga tahapan utama, yaitu E-Learning pada 5–19 Agustus 2026, dilanjutkan dengan pembelajaran tatap muka pada 20–21 Agustus 2026, serta Ujian Sertifikasi pada 22 Agustus 2026.
Sesi tatap muka dan ujian sertifikasi berlangsung di Hotel Tara Yogyakarta. Kegiatan menghadirkan fasilitator berpengalaman, yaitu Baskoro Ari Wibowo, ST dan Budi Sukiswo, ST, yang merupakan Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator ToT LKPP.
Memulai Pembelajaran dengan Membangun Komitmen
Pada Kamis, 20 Agustus 2026, peserta memasuki tahap pembelajaran tatap muka setelah sebelumnya menyelesaikan rangkaian pembelajaran melalui E-Learning.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan persiapan, dilanjutkan dengan pembukaan yang diisi dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Doa.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Building Learning Commitment (BLC) yang dipandu oleh Panitia LPKN. Sesi ini bertujuan membangun komitmen belajar sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, nyaman, dan kondusif.

Setelah pembukaan, peserta memasuki materi utama Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Materi diberikan secara bertahap sehingga peserta memiliki kesempatan untuk memahami dasar-dasar pengadaan sebelum memasuki pembahasan yang lebih spesifik.
Memahami Dasar dan Perencanaan Pengadaan
Materi Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dilanjutkan setelah sesi break dan foto bersama. Peserta kemudian diarahkan untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep dasar dan ruang lingkup PBJ.
Pembelajaran berikutnya berfokus pada Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
Perencanaan menjadi salah satu tahapan penting dalam siklus pengadaan karena kualitas proses pengadaan sangat dipengaruhi oleh ketepatan dalam mengidentifikasi kebutuhan dan menyusun rencana. Melalui materi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan yang sistematis sebelum pengadaan dilaksanakan.
Setelah sesi ISHOMA, materi perencanaan dilanjutkan dengan pembahasan yang lebih mendalam.
Peserta kemudian memasuki materi Pemilihan Penyedia. Dalam sesi ini, peserta mempelajari tahapan yang berkaitan dengan proses pemilihan penyedia barang/jasa serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan agar proses berjalan secara tepat dan sesuai ketentuan.
Materi Pemilihan Penyedia berlangsung hingga sore hari dan dibagi menjadi dua sesi dengan jeda break.
Pembelajaran pada hari pertama difasilitasi oleh Baskoro Ari Wibowo, ST, selaku Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP.
Hari Kedua: Memahami Kontrak, Swakelola, dan Manajemen Rantai Pasok
Memasuki Jumat, 21 Agustus 2026, peserta melanjutkan pembelajaran dengan materi yang berkaitan dengan tahapan lanjutan dalam proses pengadaan.
Materi pertama adalah Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Pembahasan ini menjadi penting karena keberhasilan pengadaan tidak berhenti pada proses pemilihan penyedia. Setelah penyedia ditetapkan, pengelolaan kontrak menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan.

Peserta kemudian mendapatkan materi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Secara Swakelola. Materi ini memberikan pemahaman mengenai mekanisme pengadaan secara swakelola serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya.
Setelah sesi ISHOMA yang cukup panjang, materi swakelola dilanjutkan untuk memperkuat pemahaman peserta sebelum memasuki materi berikutnya.
Pembelajaran kemudian berlanjut ke materi Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM). Materi ini memberikan perspektif yang lebih luas mengenai bagaimana pengelolaan rantai pasok dapat mendukung efektivitas dan efisiensi proses pengadaan.
Mengukur Kesiapan Peserta Melalui Try Out
Menjelang akhir pembelajaran, peserta mengikuti Pembahasan Try Out yang dibagi menjadi dua sesi.
Try out menjadi salah satu metode untuk membantu peserta mengukur sejauh mana pemahaman yang telah diperoleh selama pelatihan. Pembahasan soal tidak hanya berfokus pada jawaban benar dan salah, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami konsep yang mendasari setiap soal.
Melalui pembahasan ini, peserta dapat mengetahui materi yang masih perlu diperdalam sekaligus mempersiapkan diri menghadapi ujian sertifikasi.
Sesi pembelajaran kemudian ditutup dengan Verifikasi Buku Regulasi dan Modul Pelatihan yang dilakukan oleh Panitia LPKN. Tahapan ini menjadi bagian dari persiapan akhir peserta sebelum memasuki proses uji kompetensi.
Pembelajaran hari kedua difasilitasi oleh Budi Sukiswo, ST, selaku Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP.
Hari Ketiga: Uji Kompetensi PBJP Level-1
Setelah menyelesaikan dua hari pembelajaran tatap muka, peserta memasuki tahap akhir program pada Sabtu, 22 Agustus 2026, yaitu Uji Kompetensi PBJP Level-1.
Sebelum ujian dimulai, dilakukan persiapan pelaksanaan uji kompetensi untuk memastikan seluruh peserta siap mengikuti proses asesmen.
Ujian dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan pengawasan dari Direktorat Sertifikasi Profesi – LKPP.
Tahap ini menjadi momentum penting bagi peserta untuk mengukur dan membuktikan kompetensi yang telah diperoleh selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Uji kompetensi menjadi bagian penting dalam perjalanan peserta karena tidak hanya mengukur pemahaman terhadap materi, tetapi juga menjadi proses untuk memastikan peserta memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.
Membangun SDM Pengadaan yang Profesional
Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 di Yogyakarta memberikan pengalaman pembelajaran yang menyeluruh kepada peserta. Dimulai dari E-Learning, pembelajaran tatap muka, diskusi materi, pembahasan try out, verifikasi modul dan regulasi, hingga uji kompetensi.
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek fundamental dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, mulai dari pengantar PBJ, perencanaan pengadaan, pemilihan penyedia, pengelolaan kontrak, swakelola, hingga manajemen rantai pasok.

Rangkaian tersebut dirancang untuk membantu peserta memahami siklus pengadaan secara lebih utuh dan membangun kemampuan yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja masing-masing.
Lebih dari sekadar mengikuti pelatihan, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk meningkatkan kepercayaan diri, memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring dengan sesama pelaku pengadaan.
Dengan adanya sertifikasi kompetensi, peserta diharapkan semakin siap menjalankan peran dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah secara profesional dan bertanggung jawab.
Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 642
-
Kelas Tatap Muka 770
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6553
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3290
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2866
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2679
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2340