LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / JAKARTA

Dibuat Oleh : Mitha | 31 Ags 2026


Jakarta, 29 Agustus 2026 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level 1 dengan model pembelajaran Blended Learning. Kegiatan yang berlangsung pada 11–29 Agustus 2026 ini terdiri atas rangkaian pembelajaran E-Learning pada 11–26 Agustus 2026, pembelajaran tatap muka pada 27–28 Agustus 2026, serta Uji Kompetensi PBJP Level 1 pada 29 Agustus 2026.

Kegiatan tatap muka dilaksanakan di The Tavia Heritage Hotel Jakarta, Ruang B, dan diikuti oleh para peserta yang berasal dari berbagai latar belakang instansi pemerintahan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai regulasi dan konsep dasar pengadaan barang/jasa pemerintah, tetapi juga dibekali kemampuan praktis yang dibutuhkan dalam melaksanakan proses pengadaan secara tepat, efektif, transparan, dan akuntabel.

Sebagai lembaga pelatihan yang telah memperoleh Akreditasi A dari LKPP, LPKN berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan aparatur dan perkembangan kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Pembelajaran Dimulai dengan Penguatan Fundamental PBJP

Rangkaian pembelajaran tatap muka dimulai pada Kamis, 27 Agustus 2026. Peserta terlebih dahulu mengikuti proses registrasi dan persiapan sebelum kegiatan resmi dibuka. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum LPKN, Andi Zabur Rahman, S.Kom., S.Si., MBA, yang memberikan pengantar sekaligus motivasi kepada peserta agar dapat mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dengan aktif.

Setelah itu, peserta mengikuti sesi Building Learning Commitment (BLC) yang bertujuan membangun komitmen belajar, menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, serta mendorong peserta untuk berpartisipasi aktif selama pelatihan.

Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan materi Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Materi ini menjadi fondasi penting untuk memahami keseluruhan proses PBJ, mulai dari konsep dasar, prinsip, hingga berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan.

Pembelajaran kemudian berlanjut pada materi Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Pada sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya proses perencanaan sebagai salah satu tahapan strategis dalam pengadaan. Perencanaan yang baik menjadi salah satu kunci untuk memastikan kebutuhan pemerintah dapat dipenuhi secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Pemilihan Penyedia. Materi disampaikan secara bertahap melalui sesi pembelajaran dan pembahasan lanjutan sehingga peserta memiliki kesempatan untuk memahami proses pemilihan penyedia secara lebih komprehensif.

Dengan metode pembelajaran yang interaktif, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mendapatkan ruang untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman terhadap berbagai kondisi yang dapat ditemui dalam praktik pengadaan.

Hari Kedua, Perdalam Pengelolaan Kontrak hingga Manajemen Rantai Pasok

Pada Jumat, 28 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan materi yang semakin mengarah pada aspek teknis dan pengelolaan proses pengadaan.

Sesi pertama diisi dengan materi Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Pengelolaan kontrak menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan proses pengadaan berjalan sesuai dengan kesepakatan, ketentuan, serta tujuan yang telah ditetapkan.

Peserta kemudian mempelajari materi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Secara Swakelola, termasuk pembahasan lanjutan mengenai pelaksanaannya. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu memahami karakteristik, mekanisme, serta aspek penting dalam pelaksanaan pengadaan secara swakelola.

Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan materi Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM). Materi ini memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan rantai pasok dalam mendukung efektivitas pengadaan, terutama dalam memastikan kebutuhan barang/jasa dapat terpenuhi secara tepat dan efisien.

Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, hari kedua juga diisi dengan Pembahasan Try Out Sesi 1 dan Sesi 2. Sesi ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta menghadapi tahapan uji kompetensi. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mengukur pemahaman sekaligus membahas berbagai soal yang berkaitan dengan kompetensi PBJP Level 1.

Rangkaian pembelajaran tatap muka kemudian ditutup dengan Verifikasi Buku Regulasi dan Modul Pelatihan oleh panitia LPKN sebagai bagian dari persiapan peserta menuju tahapan sertifikasi.

Uji Kompetensi PBJP Level 1

Setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran, peserta memasuki tahapan akhir, yaitu Uji Kompetensi PBJP Level 1 yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Uji kompetensi berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan pengawasan dari Direktorat Sertifikasi Profesi – LKPP. Tahapan ini menjadi momentum bagi peserta untuk mengukur dan membuktikan kompetensi yang telah diperoleh selama mengikuti rangkaian pembelajaran.

Pelaksanaan uji kompetensi juga menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dalam bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Adapun kegiatan pelatihan dan pembelajaran tatap muka menghadirkan fasilitator yang berpengalaman di bidang pengadaan, yaitu John Piter H. Situmorang, Ak., M.Ak., CA, QIA selaku Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP, serta Baihaki, S.Si., M.M. selaku Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP.

Kehadiran fasilitator yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang PBJ memberikan nilai tambah bagi peserta dalam memahami materi sekaligus menghubungkannya dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pengadaan di lingkungan pemerintahan.

Membangun SDM Pengadaan yang Kompeten dan Profesional

Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi PBJP Level 1 ini menjadi bagian dari upaya LPKN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Di tengah tuntutan terhadap proses pengadaan yang semakin profesional, transparan, efektif, dan akuntabel, keberadaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi menjadi faktor yang sangat penting. Pengelola pengadaan tidak hanya dituntut memahami regulasi, tetapi juga mampu menerapkan prinsip dan mekanisme pengadaan secara tepat dalam pelaksanaan tugasnya.

Melalui model Blended Learning, peserta mendapatkan pengalaman pembelajaran yang lebih komprehensif. Tahapan E-Learning memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempelajari materi secara mandiri, sedangkan pembelajaran tatap muka menjadi ruang untuk memperdalam materi, berdiskusi, melakukan pembahasan kasus, serta mempersiapkan diri menghadapi uji kompetensi.

LPKN berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing.

Lebih dari sekadar mengikuti pelatihan dan sertifikasi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membentuk SDM Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola pengadaan pemerintah.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan pada 29 Agustus 2026, LPKN kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kompetensi para pelaku pengadaan melalui program pelatihan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pengadaan pemerintah.

Kegiatan Terkait :