LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP Certified Procurement Strategist (CPSt)

Dibuat Oleh : Mitha | 03 Sep 2025


JAKARTA - Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme di bidang pengadaan, Lembaga Pengembangan Kompetensi Nasional (LPKN) telah sukses menyelenggarakan program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP Certified Procurement Strategist (CPSt). Acara ini berlangsung dari 7 hingga 23 Agustus 2025, menggabungkan metode pembelajaran daring (e-learning) dan tatap muka, dengan puncaknya digelar di The Tavia Heritage Hotel Jakarta.

Program ini dirancang khusus untuk melahirkan para strategis pengadaan yang tidak hanya memahami teknis, tetapi juga mampu merumuskan kebijakan dan strategi pengadaan yang efektif. Fase pembelajaran daring, yang berlangsung dari 7 hingga 20 Agustus 2025, menjadi fondasi penting bagi para peserta. Selama periode ini, mereka diberikan penugasan Pengerjaan 9 UK Buku Kerja Mandiri. Pengisian buku kerja ini dapat dilakukan secara bertahap, memungkinkan peserta untuk mendapatkan umpan balik langsung dari panitia. Pada Kamis, 14 Agustus, sesi Pengisian APL 01 & 02 diselenggarakan untuk memberikan panduan detail tentang cara mengunggah portofolio yang merupakan syarat uji kompetensi.

Fase Tatap Muka yang Penuh Wawasan

Pembelajaran tatap muka dimulai pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sesi diawali dengan Registrasi Peserta dan dilanjutkan dengan materi mendalam tentang Menelaah Lingkungan Pengadaan Barang/Jasa. Sesi ini memberikan pemahaman komprehensif tentang faktor eksternal dan internal yang memengaruhi proses pengadaan.

Selanjutnya, peserta diajak untuk memahami lebih dalam tentang Melakukan Penyelarasan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa dan Merumuskan Organisasi Pengadaan Barang/Jasa. Materi-materi ini sangat krusial karena merupakan inti dari peran seorang strategis pengadaan, yaitu memastikan kebijakan dan struktur organisasi mendukung tujuan pengadaan secara keseluruhan. Sesi hari pertama ditutup dengan pembahasan mengenai Menyusun Kebutuhan dan Anggaran Pengadaan Barang/Jasa, yang membekali peserta dengan keterampilan vital dalam perencanaan.

Hari kedua, Jumat, 22 Agustus 2025, sesi tatap muka dilanjutkan dengan materi-materi teknis yang lebih dalam. Peserta belajar cara Menyusun Spesifikasi Teknis yang tepat, Mengkaji Ulang Paket Pengadaan Barang/Jasa, dan Menyusun Harga Perkiraan. Sesi ini memberikan bekal praktis dalam persiapan dokumen pengadaan. Selain itu, materi tentang Mengelola Kinerja dan Mengelola Risiko dibahas secara mendalam untuk mempersiapkan peserta menghadapi tantangan di lapangan.

Puncak Kegiatan: Uji Kompetensi BNSP

Hari terakhir, Sabtu, 23 Agustus 2025, menjadi momen penentu bagi seluruh peserta. Di hari ini, mereka menghadapi Uji Kompetensi Pengadaan yang diselenggarakan oleh tim asesor dari BNSP. Sesi utama dari ujian ini adalah Wawancara yang menguji pemahaman dan kompetensi peserta secara langsung.

Sertifikasi Certified Procurement Strategist (CPSt) yang diterbitkan oleh BNSP bukan sekadar pengakuan, melainkan bukti nyata atas kompetensi profesional dalam menyusun strategi pengadaan yang efektif. Dengan sertifikasi ini, para peserta diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas di instansi atau perusahaan tempat mereka bekerja.

"Kami sangat bangga dengan antusiasme para peserta. Semoga sertifikasi ini dapat membuka peluang baru bagi mereka untuk berkontribusi lebih besar di bidang pengadaan," ujar salah satu perwakilan LPKN.

Kegiatan Terkait :