LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / BENGKULU

Dibuat Oleh : Mitha | 15 Sep 2025


Bengkulu, 27–30 Agustus 2025 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), lembaga pelatihan berakreditasi A LKPP, kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas di bidang pengadaan dengan menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode blended learning:
-  E-Learning : 13 – 26 Agustus 2025
Tatap muka offline : 27 – 29 Agustus 2025
Ujian Sertifikasi : 30 Agustus 2025

Bertempat di Poltekkes Kemenkes Bengkulu, pelatihan ini diikuti oleh para peserta dari berbagai instansi pemerintah yang antusias meningkatkan kapasitas mereka dalam tata kelola pengadaan barang/jasa sesuai dengan regulasi terbaru.

Pelatihan menghadirkan dua fasilitator berpengalaman, yaitu Rohana Litasmi, SE dan Juni Irawati, S.Kom, MH, keduanya merupakan Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator ToT LKPP.

Hari Pertama – Rabu, 27 Agustus 2025

Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta dan persiapan panitia, dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang diawali menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan pengantar.

Peserta kemudian mengikuti Building Learning Commitment (BLC), yang bertujuan memperkuat komitmen, motivasi, dan kesiapan belajar.

Materi inti hari pertama adalah Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Fasilitator memaparkan prinsip dasar, ruang lingkup, serta tujuan PBJP. Setelah coffee break dan sesi foto bersama, materi dilanjutkan dengan pembahasan lanjutan.

Menjelang siang, peserta mendalami topik Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa, baik teori maupun praktiknya. Sesi ini berlangsung interaktif dengan diskusi tentang penyusunan rencana kebutuhan dan anggaran pengadaan di berbagai instansi.

Sore harinya, pelatihan berlanjut dengan Pemilihan Penyedia, yang menjadi salah satu materi paling penting dalam proses pengadaan. Peserta diberikan pemahaman tentang prinsip transparansi, akuntabilitas, serta metode pemilihan penyedia yang sesuai regulasi.

Hari Kedua – Kamis, 28 Agustus 2025

Hari kedua difokuskan pada materi Pengelolaan Kontrak PBJP. Peserta diajak memahami aspek penyusunan kontrak, pelaksanaan, pengendalian, hingga penyelesaian kontrak pengadaan barang/jasa.

Setelah istirahat siang, sesi dilanjutkan dengan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara Swakelola, membahas bagaimana instansi pemerintah dapat melaksanakan pengadaan secara mandiri. Diskusi berlangsung hidup karena peserta banyak berbagi pengalaman pelaksanaan swakelola di instansi masing-masing.

Materi terakhir di hari kedua adalah Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM), yang menekankan pentingnya koordinasi, distribusi, dan efisiensi dalam rantai pengadaan.

Hari kedua diakhiri dengan Pembahasan Try Out sebagai persiapan menuju ujian sertifikasi. Peserta mengerjakan soal simulasi, kemudian difasilitasi untuk membahas strategi penyelesaiannya.

Hari Ketiga – Jumat, 29 Agustus 2025

Hari ketiga lebih banyak berfokus pada review materi. Peserta meninjau ulang:

  • Pengantar & Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa,

  • Pemilihan Penyedia,

  • Pengelolaan Kontrak,

  • Swakelola, dan

  • Supply Chain Management.

Kegiatan ini dipandu oleh Juni Irawati, S.Kom, MH, yang memberikan penekanan pada poin-poin penting serta kesalahan umum yang harus dihindari peserta dalam pelaksanaan PBJP.

Sore harinya, peserta mengikuti latihan try out tambahan untuk mengasah kesiapan menjelang ujian. Hari ketiga ditutup dengan verifikasi buku regulasi & modul pelatihan oleh panitia LPKN.

Hari Keempat – Sabtu, 30 Agustus 2025

Hari terakhir merupakan puncak kegiatan, yaitu Ujian Sertifikasi PBJP Level-1 yang diawasi langsung oleh Direktorat Sertifikasi Profesi – LKPP.

Ujian berlangsung sejak pagi hingga selesai, dengan pengawasan ketat untuk menjamin objektivitas dan kredibilitas hasil. Peserta diuji melalui soal berbasis kompetensi yang mencakup pemahaman materi, studi kasus, serta kemampuan analisis di bidang pengadaan barang/jasa.

Kegiatan Terkait :