LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

BIMBINGAN TEKNIS Pelaksanaan Jasa Konstruksi dan Implementasi e-Katalog Konstruksi Versi 6 Terbaru Berdasarkan Peraturan Presiden No. 46 Tahun 2025 (Tender, Seleksi, Pengadaan Langsung, Swakelola, e-Katalog, dan e-Purchasing

Dibuat Oleh : Mitha | 30 Jan 2026


Jakarta – Dalam rangka mendukung peningkatan pemahaman dan kapasitas pelaku Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP), Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) yang telah terakreditasi A oleh LKPP menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Jasa Konstruksi dan Implementasi e-Katalog Konstruksi Versi 6 Terbaru.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada Kamis–Jumat, 29–30 Januari 2026, bertempat di The Tavia Heritage Hotel Jakarta, dan mengusung tema besar penerapan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 dalam pengadaan jasa konstruksi, mulai dari tender, seleksi, pengadaan langsung, swakelola, hingga e-Katalog dan e-Purchasing konstruksi.

Hari Pertama: Pendalaman Regulasi dan Pelaksanaan Jasa Konstruksi

Rangkaian kegiatan hari pertama dimulai sejak pagi dengan registrasi peserta dan persiapan panitia. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan kegiatan yang profesional dan bermanfaat.

Pada sesi utama, peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai Pengadaan Jasa Konstruksi Berdasarkan Perpres Nomor 46 Tahun 2025. Materi ini membahas secara komprehensif perubahan regulasi, prinsip-prinsip pengadaan jasa konstruksi, serta implikasi kebijakan terbaru terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan pengadaan di instansi pemerintah.

Setelah sesi istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konsultansi Berdasarkan Perpres Nomor 46 Tahun 2025, yang menekankan pada mekanisme seleksi, pengelolaan kontrak, serta aspek akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.

Pada sesi siang hari, peserta kembali mendapatkan penguatan melalui materi Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Berdasarkan Perpres Nomor 46 Tahun 2025, yang membahas tahapan pelaksanaan pekerjaan, pengendalian mutu, manajemen risiko, serta peran para pihak dalam memastikan keberhasilan proyek konstruksi.

Seluruh sesi dirancang interaktif, sehingga peserta tidak hanya memahami regulasi secara teoritis, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan praktik di lapangan.

Hari Kedua: Implementasi e-Katalog Konstruksi dan Praktik Langsung

Memasuki hari kedua, fokus kegiatan diarahkan pada implementasi kebijakan pengadaan berbasis digital, khususnya e-Katalog Konstruksi Versi 6 Terbaru. Kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan Materi 1: Gambaran Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Berdasarkan Perpres Nomor 46 Tahun 2025.

Materi ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai kerangka kebijakan PBJP terkini, termasuk arah transformasi digital pengadaan yang tengah didorong oleh pemerintah.

Sesi berikutnya membahas Kebijakan Umum e-Purchasing dengan Metode Mini-Kompetisi, yang mencakup:

  • Mini-Kompetisi Barang/Jasa Lainnya Itemized

  • Mini-Kompetisi Barang/Jasa Lainnya Non-Itemized

Peserta mendapatkan gambaran teknis mengenai mekanisme mini-kompetisi, kelebihan metode ini, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar proses pengadaan tetap transparan, kompetitif, dan akuntabel.

Setelah istirahat siang, kegiatan dilanjutkan dengan Materi 3: Katalog Elektronik Sektor Konstruksi, yang mengulas secara detail:

  • Tata cara pencantuman produk dalam Katalog Elektronik Sektor Konstruksi

  • Prosedur e-Purchasing pada Katalog Elektronik Sektor Konstruksi

Materi ini menjadi sangat penting mengingat e-Katalog kini menjadi salah satu instrumen utama dalam pengadaan jasa konstruksi pemerintah.

Sebagai puncak kegiatan, peserta mengikuti Materi 4: Simulasi dan Praktik Aplikasi Katalog Elektronik Sektor Konstruksi, berupa studi kasus dan latihan langsung penggunaan sistem. Pada sesi ini, peserta dapat mencoba secara langsung proses e-Purchasing, sehingga pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif.

Didukung Fasilitator Kompeten dari LKPP RI

Bimtek ini menghadirkan fasilitator berpengalaman dan kompeten di bidang pengadaan, yaitu:

  • Yulianto Prihhandoyo, S.T., M.T. – Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP RI

  • Hilman Fazri, S.H. – Analis Kebijakan Muda LKPP RI

  • Antonius Lambok Sihombing

Kehadiran para fasilitator ini memberikan nilai tambah tersendiri karena peserta mendapatkan informasi langsung dari praktisi dan perumus kebijakan pengadaan di tingkat nasional.

Komitmen LPKN dalam Meningkatkan Kompetensi PBJP

Melalui kegiatan ini, LPKN kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengadaan barang/jasa, khususnya sektor konstruksi. Diharapkan, peserta mampu menerapkan pemahaman yang diperoleh dalam pelaksanaan pengadaan di instansi masing-masing, sehingga tercipta proses pengadaan yang efektif, transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi terbaru.

Bimtek ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta dalam menghadapi tantangan implementasi pengadaan konstruksi di era digital.

Kegiatan Terkait :