LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Workshop Online Pengendalian Kontrak Pekerjaan Konstruksi

Dibuat Oleh : Mitha | 06 Mei 2026


Dalam rangka memperkuat kompetensi aparatur dan praktisi di bidang pengadaan serta konstruksi, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menyelenggarakan kegiatan Workshop Online Pengendalian Kontrak Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan pada tanggal 28–29 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring pada pukul 18.30 hingga 20.30 WIB, sehingga memberikan kemudahan akses bagi peserta dari berbagai wilayah di Indonesia untuk tetap dapat mengikuti pelatihan secara optimal.

Workshop ini dirancang sebagai wadah pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada penguatan pemahaman praktis dalam mengendalikan kontrak pekerjaan konstruksi yang kompleks dan dinamis. Mengingat pentingnya pengendalian kontrak sebagai salah satu kunci keberhasilan proyek konstruksi, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah maupun praktisi di bidang terkait.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang berlangsung tertib dan terorganisir. Selanjutnya, acara pembukaan dilaksanakan secara khidmat dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars LPKN, serta pembacaan doa sebagai bentuk harapan akan kelancaran dan keberkahan kegiatan. Moderator kemudian memperkenalkan profil narasumber yang akan membawakan materi, sehingga peserta memiliki gambaran mengenai kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.

Memasuki sesi inti pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mendalam mengenai pengendalian lingkup kontrak dan pengendalian biaya kontrak yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman, Ir. H. Untung Yasril, ST, MT, CPSp, CCMS. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa pengendalian lingkup merupakan fondasi utama dalam menjaga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan. Tanpa pengendalian lingkup yang baik, potensi terjadinya perubahan pekerjaan (scope creep) akan semakin besar dan berisiko menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

Selain itu, pengendalian biaya kontrak juga menjadi sorotan utama. Peserta diajak untuk memahami strategi dalam mengelola anggaran secara efektif, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian perubahan biaya. Berbagai contoh kasus nyata turut disampaikan untuk memberikan gambaran konkret mengenai tantangan yang sering dihadapi di lapangan, sekaligus solusi yang dapat diterapkan.

Pada hari kedua, pembahasan dilanjutkan dengan materi yang tidak kalah penting, yaitu pengendalian waktu kontrak dan pengendalian mutu kontrak. Dalam sesi ini, peserta memperoleh wawasan tentang pentingnya pengelolaan waktu yang terstruktur agar proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Narasumber juga menjelaskan berbagai metode pengendalian waktu yang dapat digunakan untuk meminimalisir keterlambatan pekerjaan.

Sementara itu, pada materi pengendalian mutu, peserta diajak untuk memahami bagaimana menjaga kualitas pekerjaan agar tetap sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah disepakati. Narasumber menekankan bahwa mutu bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kolaborasi dari seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kontrak.

Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi terasa sangat interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengendalian kontrak pekerjaan konstruksi. Hal ini menjadikan workshop tidak hanya sebagai forum pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana bertukar pengetahuan dan pengalaman antar peserta.

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, sistematis, dan berbasis pengalaman praktis, narasumber mampu menghadirkan materi yang mudah dipahami sekaligus relevan dengan kondisi nyata di lapangan. Peserta pun merasakan manfaat yang signifikan, baik dari sisi peningkatan pengetahuan maupun keterampilan praktis.

Kegiatan workshop ditutup oleh moderator pada pukul 20.30 WIB dalam suasana penuh apresiasi dan semangat. Banyak peserta menyampaikan kesan positif terhadap materi yang disampaikan, yang dinilai sangat aplikatif dan membantu dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, LPKN kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program pelatihan yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengadaan barang/jasa dan konstruksi.

Diharapkan, para peserta yang telah mengikuti workshop ini dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara optimal, sehingga mampu mengelola kontrak pekerjaan konstruksi dengan lebih efektif, efisien, dan akuntabel, serta mendukung terciptanya tata kelola proyek yang profesional dan berintegritas.

Kegiatan Terkait :