LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

TRAINING 2 HARI BERANI BICARA Basic Public Speaking yang ngubah grogi kamu jadi tampil percaya diri

Dibuat Oleh : Mitha | 31 Des 2025


Kemampuan berbicara di depan umum kini menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap individu, baik dalam dunia kerja, organisasi, maupun kehidupan sosial. Menjawab kebutuhan tersebut, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) menyelenggarakan Kelas Online “Training 2 Hari Berani Bicara: Basic Public Speaking” pada 29–30 Desember 2025, yang dilaksanakan secara daring pada pukul 18.30–20.30 WIB.

Pelatihan ini dirancang khusus untuk membantu peserta mengatasi rasa grogi, membangun kepercayaan diri, serta memahami dasar-dasar public speaking secara praktis dan aplikatif. Kegiatan dipandu oleh Muhammad Ihsaanul Kaamil, S.Ag, seorang praktisi komunikasi yang berpengalaman dalam pengembangan keterampilan berbicara dan penguatan mental tampil di depan audiens.

Pembukaan Kelas dan Suasana Interaktif

Kegiatan hari pertama diawali dengan registrasi peserta pada pukul 18.00 WIB, dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang dipandu oleh moderator. Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars LPKN, pembacaan doa, serta pengenalan profil narasumber.

Sejak awal sesi, suasana kelas online terasa interaktif. Peserta berasal dari berbagai latar belakang dan menunjukkan antusiasme tinggi untuk belajar dan berbagi pengalaman seputar tantangan berbicara di depan umum.

Sesi I: Mindset Transformation dalam Public Speaking

Memasuki Sesi I, peserta diajak memahami pentingnya transformasi mindset sebelum berbicara. Narasumber menjelaskan bahwa rasa gugup bukanlah kelemahan, melainkan reaksi alami yang dapat dikelola dengan pemahaman dan latihan yang tepat.

Dalam sesi ini dibahas beberapa poin utama, antara lain:

  • pentingnya membangun mindset positif sebelum tampil,

  • memahami penyebab rasa gugup dan takut berbicara,

  • perbedaan antara berbicara hanya bermodalkan percaya diri dengan berbicara yang didukung oleh ilmu dan persiapan,

  • teknik membangun kepercayaan diri dari dalam diri melalui self-talk, fokus, dan kontrol pikiran,

  • serta pemahaman bahwa public speaking bukan bakat bawaan, melainkan skill yang bisa dipelajari dan dilatih oleh siapa saja.

Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana, disertai contoh keseharian, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan pengalaman peserta.

Sesi II: Memahami Konsep 3V dalam Komunikasi

Pada Sesi II, peserta diperkenalkan dengan konsep 3V dalam komunikasi, yaitu Verbal, Vocal, dan Visual, yang menjadi fondasi penting dalam public speaking.

  1. Verbal (Apa yang Kita Ucapkan)
    Peserta dilatih memilih kata yang lebih efektif dan mudah dipahami audiens, serta menghindari penggunaan kata-kata pengisi seperti “e…”, “anu…”, atau “gitu…”.

  2. Vocal (Bagaimana Cara Mengucapkannya)
    Materi mencakup latihan volume suara, intonasi, jeda, dan tempo bicara. Narasumber juga memperkenalkan teknik pernapasan diafragma agar suara terdengar lebih stabil dan bertenaga, serta mengenalkan empat jenis karakter vokal dalam public speaking.

  3. Visual (Apa yang Dilihat Audiens)
    Peserta diajak memahami pentingnya bahasa tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, gesture tangan, serta postur duduk dan berdiri yang tepat agar pesan tersampaikan dengan lebih meyakinkan.

Sesi ini dikemas secara praktis dan aplikatif, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan teknik-teknik yang disampaikan meskipun mengikuti kelas secara daring.

Penutupan dan Harapan ke Depan

Kegiatan ditutup pada pukul 20.30 WIB oleh moderator dengan rangkuman materi dan pesan motivasi agar peserta terus melatih kemampuan berbicara dalam berbagai kesempatan. Melalui training ini, peserta diharapkan tidak hanya mampu berbicara dengan lebih baik, tetapi juga memiliki keberanian untuk tampil dan menyampaikan gagasan secara percaya diri.

Melalui Training “Berani Bicara”, LPKN kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan soft skill yang relevan dan dibutuhkan di era profesional saat ini. Public speaking bukan lagi sekadar kemampuan tambahan, melainkan keterampilan penting yang dapat membuka banyak peluang dan meningkatkan kualitas diri.

Kegiatan Terkait :