BIMBINGAN TEKNIS Strategi & Tata Cara Pelaksanaan Mini-Kompetisi dalam E-Katalog V6 Berdasarkan Kepka LKPP No. 93/2025 & No. 177/2024
Dibuat Oleh : Mitha | 01 Apr 2026
Transformasi digital dalam pengadaan barang/jasa pemerintah terus bergerak dinamis. Menjawab kebutuhan tersebut, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Strategi & Tata Cara Pelaksanaan Mini-Kompetisi dalam E-Katalog V6 selama dua hari, pada 30–31 Maret 2026 di Hotel The Tavia Heritage Jakarta.
Kegiatan ini menjadi ruang belajar strategis bagi para pelaku pengadaan untuk memperdalam pemahaman terkait implementasi mini-kompetisi dalam sistem E-Katalog versi terbaru, yang mengacu pada Kepka LKPP No. 93 Tahun 2025 dan No. 177 Tahun 2024. Dengan menghadirkan narasumber dari praktisi dan regulator langsung, pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan kontekstual.
Hari pertama dimulai dengan registrasi peserta yang berlangsung sejak pagi hari, dilanjutkan dengan pembukaan yang sederhana namun penuh makna melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Atmosfer kegiatan terasa dinamis, dengan peserta yang datang dari berbagai instansi menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal.
Sesi awal pelatihan diisi dengan pemaparan mengenai gambaran umum pengadaan barang/jasa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025. Materi ini menjadi landasan utama untuk memahami arah kebijakan pengadaan terkini, termasuk perubahan paradigma menuju sistem yang lebih transparan dan berbasis digital.

Memasuki sesi berikutnya, peserta diajak menyelami lebih dalam terkait kebijakan umum Katalog Elektronik dan E-Purchasing. Pembahasan ini menekankan pentingnya optimalisasi E-Katalog sebagai instrumen utama dalam proses pengadaan modern, sekaligus memperkenalkan berbagai fitur dan mekanisme terbaru yang mendukung efisiensi.
Setelah jeda istirahat, materi berlanjut ke topik inti yakni kebijakan umum E-Purchasing dengan metode mini-kompetisi. Dalam sesi ini, peserta dikenalkan pada berbagai skema mini-kompetisi, baik untuk barang/jasa lainnya dengan pendekatan itemized maupun non-itemized. Diskusi berkembang semakin menarik ketika narasumber mengaitkan materi dengan studi kasus nyata yang sering dihadapi di lapangan.
Pada sesi sore hari, fokus pembahasan mengarah pada mini-kompetisi untuk pekerjaan konstruksi, yang memiliki kompleksitas tersendiri dibandingkan kategori lainnya. Peserta diberikan pemahaman mengenai strategi pemilihan penyedia yang tepat, serta bagaimana memastikan proses tetap kompetitif namun sesuai regulasi.

Hari kedua pelatihan didedikasikan sepenuhnya untuk praktik. Peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga langsung terlibat dalam simulasi pencantuman produk untuk mini-kompetisi, yang menjadi tahap awal penting dalam proses E-Katalog. Melalui praktik ini, peserta dapat memahami alur sistem secara lebih konkret.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi prosedur mini-kompetisi secara menyeluruh, mencakup berbagai jenis pengadaan mulai dari barang/jasa lainnya hingga pekerjaan konstruksi. Pendekatan hands-on ini memberikan pengalaman langsung yang sangat berharga, terutama dalam memahami detail teknis serta potensi kendala yang mungkin muncul.
Pelatihan ini menghadirkan fasilitator berpengalaman dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), yaitu Yulianto Prihhandoyo, S.T., M.T selaku Direktur Pasar Digital Pengadaan, Hilman Fazri, S.H sebagai Analis Kebijakan Muda, serta Trisca Vimalasari sebagai Pengelola PBJ Ahli Pertama. Kehadiran para narasumber ini memberikan perspektif yang komprehensif, mulai dari kebijakan hingga implementasi teknis di lapangan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan metode mini-kompetisi secara tepat, efektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Lebih dari itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya kolektif dalam mendorong tata kelola pengadaan yang semakin transparan, kompetitif, dan berbasis teknologi.
Sebagai lembaga yang telah terakreditasi A oleh LKPP, LPKN terus berkomitmen untuk menghadirkan program pelatihan yang adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan praktis di lapangan.
Untuk informasi lebih lanjut terkait program pelatihan lainnya, dapat menghubungi panitia melalui kontak yang tersedia atau mengunjungi website resmi LPKN.
Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 626
-
Kelas Tatap Muka 712
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6462
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3151
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2763
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2571
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2232