Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C / BOGOR
Dibuat Oleh : Mitha | 04 Mei 2026
Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) melalui penyelenggaraan Pelatihan Kompetensi PBJP bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C yang dilaksanakan secara blended learning, yakni melalui E-Learning pada tanggal 10–21 April 2026 dan dilanjutkan dengan pembelajaran tatap muka pada 22–23 April 2026 di Bigland Hotel Sentul, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman serta keterampilan teknis peserta dalam menjalankan tugas sebagai PPK, khususnya pada pekerjaan sederhana.
Pada hari pertama pelaksanaan tatap muka, kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan serta sesi Building Learning Commitment (BLC) guna membangun semangat dan komitmen belajar peserta selama pelatihan berlangsung. Suasana interaktif langsung terasa ketika peserta mulai terlibat aktif dalam diskusi.
Materi utama difokuskan pada pembahasan indikator kritis yang menjadi bagian penting dalam proses PBJP. Peserta secara aktif mendiskusikan penyusunan spesifikasi teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK), yang merupakan fondasi dalam menentukan kualitas output pekerjaan. Selanjutnya, peserta juga mendalami penyusunan perkiraan harga pada pekerjaan sederhana sebagai bagian dari perencanaan anggaran yang efektif dan akuntabel.
Tidak hanya itu, pembahasan juga mencakup pelaksanaan kontrak PBJP serta pengelolaan pengadaan secara swakelola. Metode diskusi berbasis kajian yang diterapkan membuat peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kondisi nyata di lapangan. Interaksi antar peserta dan fasilitator berlangsung dinamis, sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang partisipatif dan aplikatif.
Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada pembahasan tes materi serta pelaksanaan evaluasi akhir guna mengukur pemahaman peserta terhadap seluruh materi yang telah disampaikan. Dengan total 8 Jam Pelajaran (JP), pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam menjalankan fungsi PPK secara profesional dan sesuai regulasi yang berlaku.

Pelatihan ini dipandu oleh fasilitator berpengalaman, yaitu Ade Kristianto, ST., M.AP., CCMs, yang merupakan Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator Training of Trainer (ToT) LKPP. Dengan pengalaman dan kompetensinya, beliau mampu menyampaikan materi secara komprehensif, jelas, dan mudah dipahami oleh peserta.
Sebagai bentuk penguatan kompetensi lanjutan, kegiatan ini dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi & Tata Cara Pelaksanaan Mini-Kompetisi dalam E-Katalog V6 yang dilaksanakan pada 23–24 April 2026 di lokasi yang sama.
Bimtek ini mengangkat tema strategis terkait implementasi kebijakan terbaru berdasarkan Kepka LKPP Nomor 93 Tahun 2025 dan Nomor 177 Tahun 2024. Pada hari pertama Bimtek, peserta mendapatkan pemahaman mengenai gambaran umum PBJP berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025, serta kebijakan umum katalog elektronik dan e-purchasing.
Materi dilanjutkan dengan pembahasan mendalam terkait metode mini-kompetisi, khususnya untuk pengadaan barang/jasa lainnya dengan skema itemized. Pada hari kedua, peserta diajak untuk memahami lebih lanjut variasi metode mini-kompetisi, termasuk non-itemized dan pekerjaan konstruksi.
Yang menarik, Bimtek ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan sesi simulasi dan praktik langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk mencoba proses pencantuman produk serta prosedur pelaksanaan mini-kompetisi secara langsung. Hal ini memberikan pengalaman praktis yang sangat bermanfaat dalam mendukung implementasi di instansi masing-masing.
Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber kompeten dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), yaitu Yulianto Prihhandoyo, S.T., M.T, selaku Direktur Pasar Digital Pengadaan, serta Hilman Fazri, S.H, sebagai Analis Kebijakan Muda. Kehadiran narasumber dari LKPP memberikan nilai tambah tersendiri, karena peserta mendapatkan informasi langsung dari sumber kebijakan.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme dari para peserta. LPKN berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara optimal dalam mendukung tata kelola pengadaan barang/jasa pemerintah yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel.
Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 626
-
Kelas Tatap Muka 712
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6462
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3151
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2763
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2571
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2232