LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / PADANG

Dibuat Oleh : Mitha | 28 Apr 2026


Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 dengan pendekatan blended learning. Program ini dilaksanakan melalui tahapan E-Learning pada 08 – 22 April 2026, dilanjutkan dengan pembelajaran tatap muka pada 23 – 24 April 2026 di Hotel Pangeran City Padang, serta ditutup dengan pelaksanaan ujian sertifikasi pada 25 April 2026 di Labkom SMKN 2 Padang.

Kegiatan ini dipandu oleh fasilitator berpengalaman, yaitu Alfi Syukri Rama, SE, MM, CCMs, yang dikenal sebagai Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator ToT LKPP. Dengan metode penyampaian yang sistematis dan aplikatif, peserta mendapatkan pemahaman yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis.

Pada hari pertama pelaksanaan tatap muka, kegiatan dimulai dengan proses registrasi peserta dan kesiapan panitia. Suasana pembukaan berlangsung tertib dan penuh semangat melalui rangkaian acara formal seperti menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Building Learning Commitment (BLC) yang bertujuan untuk menyamakan persepsi serta membangun komitmen belajar selama kegiatan berlangsung.

Memasuki sesi utama, peserta dibekali materi Pengantar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang membahas konsep dasar, prinsip, serta regulasi yang menjadi landasan dalam proses pengadaan. Materi ini disampaikan secara bertahap dan interaktif, sehingga peserta dapat memahami alur pengadaan secara menyeluruh. Diskusi yang aktif dan pertanyaan yang beragam menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti pembelajaran.

Setelah sesi awal, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pada materi ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya perencanaan yang matang sebagai kunci keberhasilan pengadaan. Pembahasan dilakukan secara mendalam, mencakup aspek strategis hingga teknis dalam penyusunan rencana pengadaan.

Pada sesi berikutnya, peserta mempelajari Pemilihan Penyedia, yang mencakup metode pemilihan, evaluasi penawaran, serta prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas. Materi ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana proses seleksi penyedia dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hari kedua pelatihan diisi dengan materi lanjutan yang lebih teknis, dimulai dari Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Peserta dibekali pemahaman mengenai pengendalian kontrak, pelaksanaan pekerjaan, serta mitigasi risiko dalam pelaksanaan kontrak. Materi ini sangat penting untuk memastikan bahwa hasil pengadaan sesuai dengan perencanaan dan kontrak yang telah disepakati.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai Pengadaan Barang/Jasa Secara Swakelola, yang menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengadaan oleh instansi sendiri. Materi ini dilengkapi dengan contoh kasus sehingga peserta dapat memahami implementasinya secara lebih konkret.

Tidak kalah penting, peserta juga mempelajari Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management) yang memberikan wawasan strategis dalam mengelola alur distribusi barang dan jasa secara efisien. Materi ini menjadi nilai tambah dalam meningkatkan efektivitas pengadaan secara keseluruhan.

Sebagai bagian dari persiapan menghadapi ujian sertifikasi, peserta mengikuti sesi Try Out yang terbagi dalam dua tahap pembahasan. Sesi ini dimanfaatkan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sekaligus memberikan pembekalan menghadapi soal ujian. Selain itu, dilakukan pula verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan guna memastikan kesiapan administrasi dan substansi peserta.

Tahapan akhir dari rangkaian kegiatan ini adalah pelaksanaan Uji Kompetensi PBJP Level-1 yang diselenggarakan pada 25 April 2026 dengan pengawasan dari Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP. Ujian ini menjadi indikator utama dalam menilai kompetensi peserta sesuai standar yang telah ditetapkan.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat. Partisipasi aktif peserta serta dukungan panitia yang profesional menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan ini. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kompetensi serta profesionalisme dalam bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan sistem pengadaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di instansi masing-masing.

Kegiatan Terkait :