LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP Certified Contract Management Specialist (CCMS) / YOGYAKARTA

Dibuat Oleh : Mitha | 03 Sep 2025


YOGYAKARTA - Lembaga Pengembangan Kompetensi Nasional (LPKN) kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak para ahli pengadaan yang profesional dan kompeten. Melalui program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP Certified Contract Management Specialist (CCMS), LPKN berhasil menarik antusiasme para profesional yang ingin meningkatkan keahliannya dalam pengelolaan kontrak barang/jasa. Acara ini berlangsung dari 21 Juli hingga 13 Agustus 2025 dengan kombinasi metode daring dan tatap muka, yang puncaknya diselenggarakan di Yogyakarta Marriott Hotel.

Program ini didesain secara komprehensif untuk memberikan pemahaman mendalam mulai dari tahap awal hingga penyelesaian kontrak. Sesi pembelajaran daring yang berlangsung dari 21 Juli hingga 9 Agustus 2025, menjadi fondasi kuat bagi para peserta untuk memahami teori-teori dasar sebelum masuk ke sesi tatap muka.

Sesi Tatap Muka yang Intensif dan Berbobot

Fase pembelajaran tatap muka dimulai pada hari Rabu, 11 Agustus 2025, yang dibuka dengan proses Registrasi Peserta pada pukul 07.30 WIB. Setelahnya, peserta langsung disuguhkan dengan materi utama, yaitu Menyusun Rancangan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa. Sesi ini memberikan panduan praktis tentang langkah-langkah strategis dalam merancang dokumen kontrak yang kuat dan minim risiko.

Hari pertama juga membahas secara detail bagaimana Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa dan Membentuk Tim Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa. Kedua materi ini sangat krusial, karena keberhasilan suatu proyek pengadaan tidak hanya bergantung pada kontrak yang baik, tetapi juga pada tim yang solid dan rencana yang matang. Sesi hari pertama ditutup dengan pembahasan mengenai Melakukan Finalisasi Dokumen Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang memberikan penekanan pada aspek legal dan kelengkapan administrasi. Seluruh sesi pada hari pertama ini difasilitasi oleh Bapak Antonius Sudarto Pudjowasito, S.H., M.H., seorang Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP yang sudah sangat berpengalaman.

Hari kedua, Kamis 12 Agustus 2025, tidak kalah intensif. Dibuka dengan materi Mengendalikan Pelaksanaan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa, peserta diajak untuk memahami berbagai tantangan yang mungkin muncul selama proses eksekusi kontrak dan cara mengatasinya. Selanjutnya, sesi Menyelesaikan Permasalahan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa membekali peserta dengan strategi resolusi konflik dan negosiasi yang efektif.

Puncak dari sesi tatap muka adalah Praktek dan Simulasi Penyusunan Kontrak, di mana peserta secara langsung menerapkan teori yang telah dipelajari. Sesi ini menjadi ajang bagi para peserta untuk mengasah keterampilan praktis mereka dalam lingkungan yang disimulasikan, memastikan mereka siap menghadapi skenario nyata di lapangan. Setelah itu, peserta diajak untuk memahami prosedur Melakukan Penerimaan Hasil Pengadaan Barang/Jasa, yang merupakan tahap akhir dari siklus pengadaan. Sama seperti hari pertama, semua materi di hari kedua juga disampaikan dengan lugas dan mendalam oleh Bapak Antonius Sudarto Pudjowasito.

Uji Kompetensi dan Pengakuan Profesional

Pada hari ketiga, Jumat 13 Agustus 2025, merupakan momen krusial bagi seluruh peserta. Bertempat di Yogyakarta Marriott Hotel, para peserta mengikuti Uji Kompetensi CCMS - BNSP yang diselenggarakan oleh LSP PENGADAAN - BNSP. Ujian ini terdiri dari dua tahapan, yaitu Uji Kompetensi CCMS - BNSP (Tertulis) dan Uji Kompetensi CCMS - BNSP (Wawancara). Ujian ini menjadi penentu apakah peserta layak mendapatkan sertifikasi Certified Contract Management Specialist (CCMS) yang diakui secara nasional.

Sertifikasi ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga bukti nyata dari kompetensi dan profesionalisme seseorang dalam mengelola kontrak pengadaan. Dengan mengantongi sertifikasi ini, para profesional akan memiliki keunggulan kompetitif di dunia kerja, baik di sektor pemerintahan maupun swasta.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami yang sehari-hari berkecimpung di dunia pengadaan. Materi yang disampaikan sangat relevan dan praktis," ujar salah satu peserta.

LPKN berharap, melalui kegiatan ini, kompetensi para pelaku pengadaan di Indonesia akan terus meningkat, sehingga menciptakan tata kelola pengadaan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Bagi Anda yang tertarik untuk mengikuti program serupa atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan  kunjungi situs web resmi www.LPKN.id.

Kegiatan Terkait :